KALIBRASI ITU GAGAL MEMASTIKAN ALAT UKUR LAYAK PAKAI DARI PERPEKSTIF MSA STABILITY

APAKAH MSA STABILITY

MSA STABILITY bertujuan memastikan apakah ada bias pengukuran sepanjang periode waktu, dimana serangkaian pengukuran berulang dilakukan dalam kondisi penggunaan yang sebenarnya sehingga bisa dipastikan apakah terdapat bias pengukur  atau tidak terhadap waktu.

Selain itu MSA STABILITY ini sangat berguna untuk menghindari kesalahan ukur di posisi dimana ukur alat itu digunakan, ya karena kita bisa menentukan sendiri posisi pengukuran (ideal) atau pada pada beberapa posisi yang berada di tengah rentang pengukuran, kemudian terus diukur secara berkala sesuai waktu, biasanya diukur sampai 3 – 5 kali (subgroup).   Dan ketika kita melakukan MSA STABILITY INI, kita bisa juga mendapatkan informasi mengenai kemampuan Pengulangan pengukur (Estimate of the within operator repeatability of the gage).

 

KAPAN AMBIL SAMPEL MSA STABILITY

Untuk periode pengambilan sampel pengukuran harus didasarkan pada pemahaman kita terkait faktor apa saja yang dapat mempengaruhi sistem pengukuran. Misalnya, karena variasi suhu lingkungan merupakan sumber utama variasi, maka pengukuran sample dilakukan setiap jam sepanjang beberapa hari atau jika sumber variasi diperkirakan bisa memberikan penyimpangan dalam  jangka panjang, maka bisa dilakukan pengukuran sample secara harian atau mingguan.

 

ANALISA GRAPHIK MSA STABILITY

Analisis MSA STABILITY bisa menggunakan Control Chart Xbar-R atau Xbar-S, dan baiknya buat tiga graphik terpisah pada posisi rendah/menengah/tinggi dari rentang pengukuran yang dilakukan. Jika Control Chart terlihat stabil selama periode studi, maka Kestabilan alat ukur diterima (Pahami konsep KETIDAKSTABILAN). Jika control chart terlihat tidak terkendali (sidak stabil), maka harus dilakukan analisis pola graphik yang timbul, misalkan:

  • Ada ketidakstabilan, tetapi tetap dianggap wajar karena memang ada siklus perubahan suhu/kelembaban pada waktu tertentu.
  • Ada ketidakstabilan karena ada pola Teknik ukur yang rupanya berbeda
  • Adanya variasi parameter yang naik yang menyebabkan nilai ukur selalu di atas range pada jam tertentu. Ini akan menjadi perhatian enginer untuk memastikan penyebab tertentu

 

STUDI STABILITY VS KALIBRASI

Kalau coba dibandingkan antara MSA STABILITY DAN KALIBRASI, ada empat hal yang penting yang berbeda:

  1. Lingkungan saat KALIBRASI adalah lingkungan yang terkendali (di Lab), sedangkan MSA STABILITY sesuai dengan kondisi kerja
  2. Waktu pengambilan data KALIBRASI hanya satu kali waktu saja, tetapi pengambilan MSA STABILITY dilakukan sepanjang waktu.
  3. Tidak ada pertimbangan kapan sample diambil saat KALIBRASI, tetapi MSA STABILITY memperhatikan faktor yang mempengaruhi sistem pengukuran
  4. KALIBRASI tidak mempertimbangkan posisi rentang-kerja alat ketika melakukan pengukuran, tetapi hanya memperhatikan rentang ukur alat saja. MSA STABILITY sangat mempertimbangkan apakah ada bias pada posisi dimana ukur alat dipakai/sering dipakai.

Karena 4 hal ini ini bisa dipahami kalau di manufaktur otomotif tidaklah  cukup mengatakan suatu alat ukur itu layak pakai melalui nilai koreksi dan ketidakpastian pada sertifikat KALIBRASI, ya HARUS ada bukti MSA ALAT terlebih dahulu, salah satunya MSA STABILITY.

 

Salam

www.Improvementqhse.com

 

Perusahaan anda ingin memperbaiki sistem MSA, ikuti training MSA dengan metoda kami, kami menawarkan studi MSA dengan langsung praktek sesuai sistem pengukuran yang ada di perushaan anda. Jadi setelah training selain adanya peningkatan pemahaman MSA ke peserta, juga adanya penyelesaian Studi MSA di perusahaan anda.

Silahkan hub 0877-178-1334 atau email di improvementqhse@gmail.com